Pendapat Tentang Game Online dan Jejaring Sosial
Sebetulnya, game online hanya berfungsi untuk menghabiskan waktu luang dan sekedar refreshing untuk beristirahat dari semua kegiatan yang ada. Namun, segala sesuatu yang berlebihan itu tidak baik, khususnya game online. Orang yang bermain game online harus bisa mengatur waktunya dengan baik supaya kegiatannya tidak amburadul. Bila sudah terasa capek atau bosan, segeralah berhenti bermain game online. Sekarang, banyak game online yang dirancang untuk membuat pemainnya kecanduan dan menghabiskan seluruh waktunya hanya untuk bermain game online. Bermain game online juga menghamburkan uang karena kita dituntut untuk mengupgrade segala sesuatu yang berkaitan dengan game online (Contohnya: weapon, status, dan hero) tersebut. Game online juga membuat pemainnya menjadi bersifat emosional karena kadang - kadang mereka saling mengumpat lewat game online.Seorang pelajar bila ia memainkan game online secara berlebihan, kemungkinan besar prestasinya akan menurun. Namun, itu semua tergantung dari pelajar tersebut, bila ia mampu mengatur waktunya dengan baik, maka tidak ada masalah dengan proses belajarnya.
Sedangkan dengan jejaring sosial, hampir sama dengan game online. Namun saya tambahkan beberapa hal dibawah ini:
Pertama, jangan mencantumkan identitas terlalu spesifik di internet karena mengundang beberapa penjahat untuk membobol keamanan rumahmu dengan mudah atau malah mendatangi rumahmu untuk menculik dan meminta uang tebusan kepada orangtuamu.
Kedua, jangan seenaknya percaya pada orag lain yang belum dikenal sebelumnya. Bisa jadi orang yang tiba - tiba memperkenalkan dirinya kepada diri anda ternyata berkebalikan dengan kenyataan yang sebenarnya. Contohnya ada yang memperkenalkan dirinya sebagai anggota DPR dan berusia 26 tahun yang ingin melamarmu untuk dijadikan sebagai istrinya, ternyata dia adalah pengangguran berusia 47 tahun yang ingin menipumu.
Ketiga, jangan curhat dengan orang yang tidak kamu kenal di jejaring sosial karena hal itu merupakan privasi yang harus dijaga. Selain itu, tidak ada aturan yang mengharuskan kamu untuk curhat di jejaring sosial. Bisa jadi, orang yang kamu ajak curhat mencuci otakmu dan mengajak untuk melakukan hal - hal yang tidak baik.
Sedangkan dengan jejaring sosial, hampir sama dengan game online. Namun saya tambahkan beberapa hal dibawah ini:
Pertama, jangan mencantumkan identitas terlalu spesifik di internet karena mengundang beberapa penjahat untuk membobol keamanan rumahmu dengan mudah atau malah mendatangi rumahmu untuk menculik dan meminta uang tebusan kepada orangtuamu.
Kedua, jangan seenaknya percaya pada orag lain yang belum dikenal sebelumnya. Bisa jadi orang yang tiba - tiba memperkenalkan dirinya kepada diri anda ternyata berkebalikan dengan kenyataan yang sebenarnya. Contohnya ada yang memperkenalkan dirinya sebagai anggota DPR dan berusia 26 tahun yang ingin melamarmu untuk dijadikan sebagai istrinya, ternyata dia adalah pengangguran berusia 47 tahun yang ingin menipumu.
Ketiga, jangan curhat dengan orang yang tidak kamu kenal di jejaring sosial karena hal itu merupakan privasi yang harus dijaga. Selain itu, tidak ada aturan yang mengharuskan kamu untuk curhat di jejaring sosial. Bisa jadi, orang yang kamu ajak curhat mencuci otakmu dan mengajak untuk melakukan hal - hal yang tidak baik.
0 komentar:
Posting Komentar